sekolahmanokwari.com

Loading

cara menulis surat izin tidak masuk sekolah

cara menulis surat izin tidak masuk sekolah

Cara Menulis Surat Izin Tidak Masuk Sekolah yang Efektif dan Profesional

Menulis surat izin tidak masuk sekolah adalah keterampilan penting yang perlu dikuasai oleh siswa dan orang tua. Surat izin yang baik bukan hanya sekadar pemberitahuan, tetapi juga menunjukkan tanggung jawab, kesopanan, dan perhatian terhadap pendidikan. Artikel ini akan membahas secara mendalam cara menulis surat izin tidak masuk sekolah yang efektif, profesional, dan sesuai dengan standar yang diharapkan.

1. Memahami Tujuan dan Pentingnya Surat Izin

Sebelum menulis, pahami terlebih dahulu mengapa surat izin itu penting. Surat izin berfungsi sebagai:

  • Pemberitahuan Resmi: Memberi tahu pihak sekolah (guru wali kelas, bagian tata usaha) mengenai ketidakhadiran siswa.
  • Alasan yang Jelas: Menjelaskan alasan ketidakhadiran, sehingga pihak sekolah dapat memahami situasi siswa.
  • Akuntabilitas: Menunjukkan bahwa ketidakhadiran telah dipertimbangkan dan bukan tindakan tanpa alasan.
  • Dokumentasi: Menjadi catatan resmi ketidakhadiran siswa yang dapat digunakan untuk keperluan administrasi sekolah.

Dengan memahami tujuan ini, Anda akan lebih termotivasi untuk menulis surat izin yang baik dan informatif.

2. Struktur Surat Izin yang Tepat

Surat izin umumnya mengikuti struktur formal agar mudah dibaca dan dipahami. Struktur yang disarankan adalah sebagai berikut:

  • Tanggal Surat: Tulis tanggal surat dibuat di pojok kanan atas. Format tanggal yang umum digunakan adalah Hari/Bulan/Tahun. Contoh: 26 Oktober 2023.
  • Perihal: Tulis “Perihal: Izin Tidak Masuk Sekolah” atau “Perihal: Permohonan Izin Tidak Masuk Sekolah” di bawah tanggal.
  • Yth. (Yang Terhormat): Tuliskan nama dan jabatan penerima surat. Jika Anda tidak yakin siapa yang tepat, gunakan “Yth. Bapak/Ibu Wali Kelas [Kelas]”. Contoh: Yth. Ibu Ani, S.Pd. Wali Kelas VIII-A.
  • Salam Pembukaan: Gunakan salam pembuka yang sopan, seperti “Dengan hormat,”.
  • Isi surat: Bagian terpenting yang berisi informasi lengkap mengenai ketidakhadiran siswa.
  • Salam Penutup: Gunakan salam penutup yang sopan, seperti “Yang Mulia,” atau “Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh” (bila beragama Islam).
  • Tanda Tangan: Tanda tangan orang tua/wali atau siswa (tergantung kebijakan sekolah).
  • Nama Lengkap: Tulis nama lengkap orang tua/wali atau siswa di bawah tanda tangan.

3. Menulis Isi Surat yang Jelas dan Ringkas

Isi surat harus jelas, ringkas, dan langsung pada intinya. Hindari bertele-tele dan gunakan bahasa yang formal. Berikut adalah elemen-elemen penting yang harus ada dalam isi surat:

  • Identitas Siswa: Sebutkan nama lengkap siswa, kelas, dan nomor induk siswa (NIS) jika ada. Contoh: Dengan ini, saya yang bertanda tangan di bawah ini, orang tua/wali dari: Nama: [Nama Siswa]Kelas: [Kelas]NIS: [NIS].
  • Alasan Ketidakhadiran: Jelaskan alasan mengapa siswa tidak dapat masuk sekolah. Alasan harus jujur dan dapat dipertanggungjawabkan. Contoh:
    • Sakit: “Memberitahukan bahwa anak saya tersebut di atas tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar pada hari ini, Kamis, 26 Oktober 2023, dikarenakan sakit demam.”
    • Keperluan keluarga: “Memberitahukan bahwa anak saya tersebut di atas tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar pada hari ini, Kamis, 26 Oktober 2023, dikarenakan ada keperluan keluarga yang mendesak.”
    • Acara Penting: “Memberitahukan bahwa anak saya tersebut di atas tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar pada hari ini, Kamis, 26 Oktober 2023, dikarenakan mengikuti acara [Nama Acara] yang penting.”
  • Lama Ketidakhadiran: Sebutkan tanggal atau periode ketidakhadiran siswa. Contoh: “Ketidakhadiran ini berlangsung selama 1 hari, yaitu pada hari Kamis, 26 Oktober 2023.” Atau, “Ketidakhadiran ini berlangsung selama 2 hari, yaitu pada tanggal 26 dan 27 Oktober 2023.”
  • Ucapan Terima Kasih: Sampaikan ucapan terima kasih kepada pihak sekolah atas perhatian dan pengertiannya. Contoh: “Atas perhatian dan pengertian Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.”
  • Janji Tindak Lanjut (Opsional): Jika memungkinkan, tambahkan janji untuk memberikan surat keterangan dokter (jika sakit) atau informasi lebih lanjut jika diperlukan. Contoh: “Surat keterangan dokter akan kami sampaikan setelah anak saya berobat.”

4. Contoh Surat Izin Tidak Masuk Sekolah (Sakit)

Berikut adalah contoh lengkap surat izin tidak masuk sekolah karena sakit:

26 Oktober 2023

Perihal: Izin Tidak Masuk Sekolah

Yth. Ibu Ani, S.Pd.
Wali Kelas VIII-A
SMP Negeri 1 Jakarta

Dengan hormat,

Dengan ini, saya yang bertanda tangan di bawah ini, orang tua dari:

Nama: Budi Santoso
Kelas: VIII-A
NIS: 12345

Memberitahukan bahwa anak saya tersebut di atas tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar pada hari ini, Kamis, 26 Oktober 2023, dikarenakan sakit demam.

Atas perhatian dan pengertian Ibu, saya ucapkan terima kasih. Surat keterangan dokter akan kami sampaikan setelah anak saya berobat.

salam saya,

[Tanda Tangan]

Nona Aminah

5. Contoh Surat Izin Tidak Masuk Sekolah (Kebutuhan Keluarga)

Berikut adalah contoh lengkap surat izin tidak masuk sekolah karena keperluan keluarga:

26 Oktober 2023

Perihal: Izin Tidak Masuk Sekolah

Yth. Bapak Budi, S.Pd.
Wali Kelas X-B
SMA Negeri 2 Jakarta

Dengan hormat,

Dengan ini, saya yang bertanda tangan di bawah ini, orang tua/wali dari:

Nama: Rina Sari
Kelas: X-B
NIS: 67890

Memberitahukan bahwa anak saya tersebut di atas tidak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar pada hari ini, Kamis, 26 Oktober 2023, dikarenakan ada keperluan keluarga yang mendesak. Kami sekeluarga harus menghadiri acara pernikahan saudara di luar kota.

Ketidakhadiran ini berlangsung selama 1 hari, yaitu pada hari Kamis, 26 Oktober 2023.

Atas perhatian dan pengertian Bapak, saya ucapkan terima kasih.

salam saya,

[Tanda Tangan]

Joko Susilo

6. Tips Tambahan untuk Surat Izin yang Lebih Baik

  • Gunakan Bahasa Formal: Hindari bahasa gaul atau bahasa informal.
  • Periksa Tata Bahasa dan Ejaan: Pastikan tidak ada kesalahan tata bahasa atau ejaan. Gunakan aplikasi pemeriksa tata bahasa jika perlu.
  • Ketik Surat (Jika Memungkinkan): Surat yang diketik terlihat lebih rapi dan profesional. Jika harus ditulis tangan, pastikan tulisan rapi dan mudah dibaca.
  • Kirimkan Tepat Waktu: Kirimkan surat izin secepat mungkin, idealnya sebelum hari ketidakhadiran.
  • Simpan Salinan: Simpan salinan surat izin untuk arsip pribadi.
  • Komunikasikan dengan Guru: Selain mengirimkan surat izin, sebaiknya komunikasikan juga dengan guru mata pelajaran terkait tugas atau materi yang terlewat.
  • Perhatikan Kebijakan Sekolah: Setiap sekolah mungkin memiliki kebijakan yang berbeda mengenai surat izin. Pastikan Anda memahami dan mengikuti kebijakan tersebut.

Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat menulis surat izin tidak masuk sekolah yang efektif, profesional, dan dapat diterima oleh pihak sekolah. Ingatlah bahwa surat izin yang baik menunjukkan tanggung jawab dan perhatian terhadap pendidikan anak Anda.